Anggrek Raksasa Indonesia Di Kebun Raya Bogor - Anggrek adalah salah satu bunga endemik yang dimiliki Indonesia, tetapi cukup disayangkan popularitas dari bunga anggrek ini tidak begitu tinggi di negeri-nya sendiri. Masyarakat di Indonesia masih memiliki ketertarikan yang bisa dibilang cukup rendah pada bunga-bunga langka yang ada dan satu diantaranya pada bunga anggrek ini.
Padahal dalam masalah jenis atau ragam dari bunga anggrek Indonesia merupakan negara terbesar kedua setelah Brazil. Mungkin salah satu hal yang mendasar, dikarena ketidaktahuan dari masyarakat itu sendiri mengenai keberadaan bunga anggrek, masih sebatas pada lingkup pecinta bunga dan pemerhati bunga Indonesia saja budidaya anggrek dikembangkan.
![]() |
| Anggrek Raksasa Indonesia Di Kebun Raya Bogor |
Salah satu contoh yang paling dapat diamati atau bisa dilihat langsung adalah keberadaan bunga anggrek raksasa di KBR atau Kebun Raya Bogor, dari ribuan pengunjung yang mendatangi kebun raya, di tempat tumbuhnya anggrek raksasa sangat sepi penggunjung padahal disaat itu sedang mekar bunganya, Para pengunjung hanya melewati begitu saja tumbuhan tersebut padahal bunga anggrek tersebut sangat langka dan hanya berbunga selama 2 tahun sekali saja mayoritas mereka tidak mengetahui atau mungkin tidak mengenal tanaman bunga anggrek.
Walau sebenarnya cukup banyak surat kabar atau media yang meliput nampaknya belum membawa bunga anggrek ini ke level yang lebih tinggi, seperti halnya bunga tulip yang identik dengan Belanda.
Bunga anggrek raksasa atau giant ini dikenal juga dengan nama anggrek tebu atau anggrek macan, orang luar mengenalnya dengan nama Sugar Cane Orchid, Giant Orchid ataupun Queen of the Orchids, bahasa latin atau nama ilmiah dari tanaman bunga anggrek tebu adalah Grammatophyllum speciosum, memiliki bunga dengan diameter hingga 10 cm dan panjang batang yang bisa mencapai 3 meter, hal ini lah yang menjadi cikal bakal penamaan anggrek tebu karena batangnya mirip dengan tebu.
Bunga anggrek raksasa berwarna kuning dengan bintik-bintik pada kelopaknya ada yang berwarna merah dan hitam lebih menyerupai loreng harimau, bunganya sangat tahan lama berdasarkan penelitian jika sudah dipotong bunga anggrek raksasa atau anggrek tebu ini mampu bertahan sampai 2 bulan lamanya.
Secara alami tanaman bunga anggrek tebu tersebar diseluruh wilayah Indonesia khususnya pada pulau yang memiliki hutan luas seperti sumatera, jawa, kalimantan, sulawesi dan papua, selain di Indonesia tanaman bunga anggrek raksasa dapat ditemui di negara Asia tenggara seperti Malaysia, Laos, Vietnam, Thailand dan Myanmar.
Karena bobotnya yang bisa ratusan kilogram tanaman pohon anggrek biasanya tumbuh diantara batang tumbuhan besar dengan kelembaban yang tinggi di dataran rendah yang memiliki sinar cahaya langsung, karena tanaman ini sangat membutuhkan sinar matahari untuk hidup.
Karena keunikan dan kelangkaannya itulah kini anggrek tebu, anggrek macan atau anggrek raksasa ini dilindungi di Indonesia.
Klasifikasi secara ilmiah
- Kerajaan, Plantae
- Divisi, Magnoliophyta
- Kelas, Liliopsida
- Ordo, Asparagales
- Famili, Orchidaceae
- Subfamili, Epidendroideae
- Suku, Cymbidieae
- Genus, Grammatophyllum
- Spesies, Grammatophyllum speciosum.
- Nama Binomial, Grammatophyllum speciosum (Blume 1825).
- Nama Indonesia, Anggrek tebu
page caption
